Sebagai mukadimah gue, rian dan thezar sebenarnya sudah
pernah membuat rencana jalan bareng ke pulau seribu atau hanya sekedar ngecamp
tapi cuma berakhir sampai wacana saja. Paling mentok ya kondangan sekalian
jalan-jalan hahaha
Seperti waktu kondangan ke Ikbal di Subang, pulangnya kami
lanjut ke Tangkuban Perahu.
Terus pernah juga kondangan ke Irfan di Cirebon, pulangnya
mampir ke Keraton Kasepuhan Cirebon dan makan di Empal Gentong H. Apud.
8 Oktober 2019
Kami mulai berangkat dari rumah gue sehabis dzuhur, sengaja
berangkat siang karena pendakian Gunung Kencana tidak memakan banyak waktu.
Puncak Gunung Kencana berada di ketinggian 1800 mdpl. Dari bekasi kami langsung
menuju ke pintu masuk telaga warna, ini merupakan akses jalan menuju jalur
pendakian.
Nah dari pintu masuk telaga warna sampai ke kampung LC (kampung
terakhir sebelum jalur pendakian) konturnya merupakan jalan makadam, dan
jaraknya jauh banget apalagi kami naik matic. Sepertinya lebih rekomen memulai
pendakian dari telaga warna aja deh 😊
Sekitar jam setengah 4 hujan deras dan kami terpaksa neduh
di gubuk yang berada di sekeliling kebun teh. Kami meneduh bersama sekelompok
pemburu menggunakan anjing yang berasal dari Cianjur. Beruntung kami bisa neduh
bersama mereka karena keadaan saat itu dingin sekali dan mereka bisa membuat
api untuk menghangatkan diri, rasanya pengen bangun tenda di situ aja haha
Sekitar jam 8 malam kami baru bisa mulai melanjutkan
perjalanan menuju kampung LC meskipun cuaca masih gerimis. Kontur jalan makadam
sehabis hujan semakin menyulitkan perjalanan karena jalan menjadi licin,
ditambah lagi tidak ada penerangan jalan.
Sekitar jam 9 malam kami sampai di kampung LC, untuk
kendaraan pribadi bisa dititipkan di
kampung LC. Kami tidak langsung melanjutkan pendakian, kami santai dulu
di warung untuk menyantap nasi goreng dan sambil mengeringkan pakaian yang
basah akibat kehujanan diperjalanan tadi. Sekitar jam setengah 11 malam kami
memulai pendakian.
Dari kampung LC menuju pos pendaftaran butuh waktu 15-20
menit, dan untuk pendakian membutuhkan waktu 30-45 menit. di awal pendakian
akan melalui tanjakan sambalado, yaitu susunan anak tangga dari batang pohon,
jarak anak tangganya lumayan jauh jadi harus berhati-hati saat melangkah, terkadang
juga tidak ada pegangannya ditambah licinnya trek sehabis hujan dan trekking malam
hari. Selepas tanjakan sambalado kontur berubah menjadi tanah, dari awal
pendakian vegetasinya cukup rapat jadi kalo mau mendaki di Siang Hari
sepertinya tidak terlalu panas.
Jam setengah 12 kami sampai di Puncak Gunung Kencana, untuk camp
area memang hanya bisa di area puncak. Kemungkinan bisa muat 10-15 tenda.
Selesai membangun tenda kami lanjut masak untuk makan, selesai makan kami istirahat
tidur supaya bisa bangun pagi untuk menikmati sunrise.
Untuk gambaran trek selama pendakian karna kami melakukan
trekking malam jadi tidak memungkinkan untuk mengambil gambar, gue bakal kasih sedikit gambaran jalur waktu turun dari Puncak.




0 komentar