'

Explore Pulau Sangiang

By Hirzan Ramadhan - September 26, 2019


Image 1.0 Dermaga Pulau Sangiang
Setelah keinginan gue untuk naik gunung sudah terpenuhi, msh ada beberapa yang masih harus diselesaikan. Salah satunya adalah nge-camp di pulau. Pulau seribu adalah destinasi yang paling dekat dengan Jakarta. Setelah mendapatkan info dari temen  gue bahwa ada Open Trip dari Backpacker Jakarta Nge-camp di Pulau Seribu, tepatnya Pulau Sebaru. Dan akhirnya kami memutuskan untuk ikut Open Trip tersebut. Beberapa minggu setelah kami membayar SC Open Trip, kami dikabarkan bahwa trip batal, sehingga kami memutuskan untuk cari Open Trip lain dengan tanggal keberangkatan yang sama. Kebetulan ada trip dengan tanggal keberangkatan yg sama, yaitu One Day Trip ke Pulau Sangiang. Jadi, SC kami dialihkan ke trip ini, tak apalah tidak jadi nge-camp yang penting masih bisa ke pulau.

Penasaran dengan Pulau Sangiang gue coba cari tau di internet melalu gawai. Pulau Sangiang masuk wilayah banten, letaknya berada di Selat Sunda. Untuk sampai ke Pulau Sangiang butuh waktu -/+ 1 jam dari  Pelabuhan Paku, Anyer. Ternyata Pulau Sangiang juga terkena tsunami anyer tahun lalu. Oke segini aja intermezzo-nya.

Singkat cerita ,15 September (Minggu) jam 1 dinihari kami berangkat menuju pelabuhan paku dari basecamp Backpacker Jakarta. Tepat waktu subuh, kami sampai di Masjid dekat pelabuhan anyer untuk menunaikan sholat subuh sambil menunggu pelabuhan anyer buka. Setelah beli sarapan disekitaran Masjid kami menuju Pelabuhan Paku dan sampai di Pelabuhan jam 6 pagi. Kami menunggu hingga kapal datang sambil sarapan dan juga berganti pakaian karna sebelum ke Pulau Sangiang kami akan ke spot snorkeling terlebih dahulu.

Jam 7 pagi kami mulai berangkat menuju spot snorkeling menggunakan 2 kapal, jam 8 kami sampai di spot snorkeling. Setelah puas snorkeling kami melanjutkan perjalanan ke Pulau Sangiang. Sekitar jam 10 kami sampai di Pulau Sangiang dilanjutkan bersih-bersih/bilas setelah snorkeling dan juga makan siang. 
Image 1.1 Pulau Sangiang
Image 1.2 Pulau Sangiang
 Saat makan siang, gue sedikit ngobrol dengan pemilik warung, Pulau Sangiang dihuni +- 45 kepala keluarga. Pemilik warung juga bercerita saat tsunami anyer tahun lalu, Suami, anak, dan cucuya ikut menjadi korban karena sewaktu kejadian mereka sedang berada di pantai sepanjang.
Image 1.3 Kelaperan Nungguin Mie Mateng
 Ada beberapa spot yang bisa dikunjungi di Pulau Sangiang seperti Goa kelelawar, Bukit Begal, Bukit Harapan, dan Pantai Sepanjang. Selesai bilas dan juga makan siang, kami akan mulai explore Pulau Sangiang. Spot pertama adalah Goa Kelelawar, waktu tempuh trekking dari pemukiman warga sampai Goa Kelelawar +- 30 menit. Dinamakan goa kelelawar mungin karna banyak kelelawarnya, ketika di goa kelelawar kalian akan mencium bau tak sedap dari dalam goa, jika beruntung kalian akan melihat hiu di goa kelelawar ini.
Image 1.4 Goa Kelelawar


Image 1.5 Kasian nih kang foto
Tak berlama-lama di goa kelelawar kami melanjutkan perjalanan ke bukit begal, tidak jauh dari kelelawar hanya butuh waktu 15 menit. Kalian bisa menikmati view laut dan pantai dari bukit begal. Puas berfoto ria di siang yang sangat terik, kami lanjut trekking menuju pantai sepanjang.
Image 1.6 Bukit Begal with BPJ
Image 1.7 View Bukit Begal
Image 1.8 Bukit Begal
                Membutuhkan waktu +- 30 menit untuk sampai ke pantai sepanjang, bagaikan oasis setelah kami trekking akhirnya ada penjual es kelapa muda. Kami menikmati angin di pantai sepanjang dan tiduran di karpet yang disiapkan penjual. Di pantai sepanjang masih jelas terlihat bekas hantaman tsunami lalu. Masih banyak yang harus dibenahi pasca tsunami.
Image 1.9 View Pantai Sepanjang
Image 2.0 Sekitar Pantai Sepanjang
Image 2.1 Pantai Sepanjang
 Selesai menikmati pantai sepanjang kami kembali menuju pemukiman warga untuk makan terlebih dahulu sebelum pulang menuju pelabuhan paku. Saat pulang kami harus trekking karna kapal tidak bisa bersandar di dermaga akibat pantai sedang surut. Setelah sampai di ujung pulau pun kami harus mengojek kapal yg lebih kecil untuk bisa menaiki kapal yang akan kami pakai ke pelabuhan paku. Penutup perjalanan yang indah, kami menikmati sunset di atas kapal saat perjalanan menuju pelabuhan paku. Sampai di pelabuhan paku kami makan sebentar lalu melanjutkan perjalanan pulang ke basecamp backpacker Jakarta.
Image 2.2 Trekking Pantai Sepanjang
Gue berharap Pulau Sangiang bisa cepat pulih dan masyarakatnya tidak trauma lagi untuk kembali beraktifitas di pantai.

  • Share:

You Might Also Like

1 komentar